Akhir Pekan Edisi Wanita Perkasa

Lokasi: Desa Bangsring & Pulau Tabuhan, Banyuwangi. Ditulis Senin, 27 Oktober 2014.

Sekarang pukul 10.10 PM dan sebenarnya lelahku belum benar-benar hilang. Walau begitu, aku ‘keluyuran’ di lokasi demonstrasi jalur satu arah hari ini sembari mengambil foto dan berbincang dengan polisi serta beberapa warga. Aku bukan jurnalis, tapi entah mengapa aku pikir lagakku bahkan jauh lebih berani daripada mereka yang katanya tergabung di persma. Entahlah, kesal saja melihat anak-anak persma yang ragu hendak melakukan wawancara dan mengambil gambar di lokasi demonstrasi. Wartawan kok malu-malu.

Oke, bukan itu yang hendak kuceritakan. Tapi aku hendak kembali mengingat pengalaman selama dua hari dua malam di kota orang. Itulah mengapa aku katakan bahwa lelahku belum sepenuhnya hilang. Otot perutku masih seperti agak tertarik seolah-olah aku baru saja melakukan ratusan sit-ups padahal yang kulakukan hanyalah ngambang di atas laut tanpa bisa bergerak kemana-mana.

Mungkin bisa dikatakan hal yang kulakukan bersama lima orang lainnya adalah aktifitas ngebolang. Atau kita bisa menggunakan istilah lain yang lebih keren: backpacker-an. Mengingat kami berenam semua wanita cewe, perjalanan kami ke Banyuwangi terasa agak nekat. Apalagi kami tidak memiliki tempat menginap. Continue reading